Siklus hidup sistem adalah penerapan pendekatan sistem untuk pengembangan sistem atau subsistem informasi berbasis computer.
Empat tahap Siklus hidup sistem yaitu,
1. Perencanaan
2. Analisis
3. Rancangan
4. Penerapan
Tahap ini dinamakan Siklus hidup pengembangan sistem (system development life cycle-SDLC). Tahap yang ke lima adalah tahap penggunaan, yang berlangsung sampai sudah waktunya merancang sistem itu kembali. Proses merancang kembali mengakibatkan Siklus itu akan di ulangi lagi.
Pengelolaan hidup sistem
- Saat sistem memiliki nilai strategis atau mempengaruhi seluruh organisasi, direktur utama atau eksekutif mungkin memutuskan untuk mengawasi proyek pengembangannya.
- Ketika lingkup sistem menyempit dan fokusnya lebih operasional, kepemimpinan akan dipegang oleh eksekutif tingkat yang lebih rendah seperti wakil direktur utama, direktur bagian administrasi dan CIO.
- Komite yang memberikan petunjuk, pengarahan dan pengendalian yang berkesinambungan disebut komite pengarah.
- Komite pengarah yang mengarahkan penggunaan sumber daya komputer perusahaan dinamakan komite pengarah SIM.
Tahap perencanaan
Keuntungan dari merencanakan proyek CBIS yaitu,
- Menentukan lingkup dari proyek
- Mengenal berbagai area permasalahan potensial
- Mengatur urutan tugas
- Memberikan dasar untuk pengendalian
Langkah-langkah dalam perencanaan
- Menyadari masalah
- Mendefinisikan masalah
- Menentukan tujuan sistem
- Mengidentifikasi kendala sistem
- Membuat studi kelayakan
- Mempersiapkan usulan penelitian sistem
- Menyetujui atau menolak penelitian proyek
- Menetapkan mekanisme pengendalian
Tahap anlisis
- Mengumumkan penelitian sistem
- Mengorganisasikan tim proyek
- Mendefinisikan kebutuhan informasi
- Mengidentifikasikan criteria kinerja sistem
- Menyiapkan usulan rancangan
- Menyetujui atau menolak rancangan proyek
Tahap rancangan
- Menyiapkan Rancangan Sistem yang Terinci
- Mengidentifikasikan Berbagai alternatif Konfigurasi Sistem
- Mengevaluasi Berbagai Alternatif Konfigurasi Sistem
- Memilih Konfigurasi yang Terbaik
- Menyiapkan Usulan Penerapan
- Menyetujui atau Menolak Penerapan Sistem
Tahap penerapan
- Merencanakan Penerapan
- Mengumumkan Penerapan
- Mendapatkan Sumber Daya Perangkat Keras
- Mendapatkan Sumber Daya Perangkat Lunak
- Menyiapkan Database
- Menyiapkan fasilitas Fisik
- Mendidik Peserta dan Pemakai
- Menyiapkan Usulan Cutover
- Menyetujui atau Menolak Masuk ke Sistem Baru
- Masuk ke Sistem Baru
Tahap penggunaan
- Menggunakan sistem
- Audit sistem
- Memelihara sistem
Pemeliharaan sistem dilaksanakan karena,
1. Untuk memperbaiki kesalahan
2. Untuk menjaga kemutakhiran sistem
3. Untuk meningkatkan sistem
4. Untuk menyiapkan usulan rekayasa ulang
5. Untuk menyetujui atau menolak rekayasa ulang sistem
Prototyping
Prototipe yaitu memberikan ide bagi pembuat maupun pemakai potensial tentang cara sistem akan berfungsi dalam bentuk lengkapnya. Prototyping adalah proses menghasilkan prototipe.
Jenis-jenis protipe adalah,
1. Protipe jenis I yaitu sistem operasional
2. Protipe jenis II yaitu sebagai ceak biru bagi sistem operasional
Pengembangan protipe jenis I,
- Mengidentifikasikan kebutuhan pemakai
- Mengembangkan protipe
- Menentukan apakah protipe dapat diterima
- Menggunakan protipe
Pengembanagan protipe jenis II,
- Mengkodekan sistem operasional
- Menguji sistem operasional
- Menentukan jika sistem operasional bias diterima
- Menggunakan sistem operasional
Potensi kegagalan prototyping
• Tergesa-gesa dalam mendefinisikan masalah, evaluasi alternative dokumentasi
• Mengharapkan sesuatu yang tidak realistis dari sistem operasional
• Protipe jenis I tidak seefisiensi sistem yang dikodekan dalam bahasa program
• Hubungan komp manusia tidak mencerminkan tek perancangan yang baik
Sumber : www.google.com
Buku Sistem Informasi Manajemen
Minggu, 28 November 2010
Selasa, 09 November 2010
Manfaat Minum Air Putih
Air dalam tubuh berfungsi untuk menjaga kesegaran, membantu pencernaan dan mengeluarkan racun. Namun, ada banyak manfaat dari air putih tersebut, selain nikmatnya kesegaran.
Khasiat air selain untuk menghilangkan dahaga yaitu, air dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit dengan cara yang mudah dan murah.
Manfaat dari air putih yaitu:
- Memperlancar Sistem Pencernaan
Minum air putih dalam jumlah yang cukup setiap hari akan memperlancar sistem pencernaan, sehingga kita akan terhindari dari masalah-masalah pencernaan seperti maag ataupun sembelit. Pembakaran kalori juga akan berjalan efisien.
- Menyehatkan Jantung
Air juga dapat menyembuhkan penyakit jantung, rematik, kerusakan kulit, penyakit saluran papas, usus, dan penyakit kewanitaan. Bahkan saat ini cukup banyak pengobatan altenatif yang memanfaatkan kemanjuran air putih.
- Tubuh Lebih Bugar
Khasiat air tidak hanya untuk membersihkan tubuh saja, tetapi juga sebagai zat yang sangat diperlukan tubuh. Kita mungkin lebih bisa bertahan kekurangan makan beberapa hari dari pada kurang air. Sebab, air merupakan bagian terbesar dalam komposisi tubuh manusia.
- Menguruskan Badan
Air putih juga dapat menghilangkan kotoran-kotoran dalam tubuh yang akan lebih cepat keluar lewat urine. jika kita ingin menguruskan badan, minum air hangat sebelum makan merupakan satu cara untuk mengurangi jumlah makanan yang masuk. Apalagi air tidak mengandung kalori, gula, ataupun lemak. Namun yang terbaik adalah minum air putih pada suhu sedang, tidak terlalu panas, dan tidak terlalu dingin.
- Netralisir Kanker
Air Putih Membantu Memperlambat Tumbuhnya Zat-Zat Penyebab Kanker, plus mencegah penyakit batu ginjal dan hati. Minum air putih akan membuat tubuh lebih berenergi.
- Perawatan Kecantikan
Bila kurang minum air putih, kulit dapat menjadi kering dan berkerut. karena tubuh akan menyerap kandungan air dalam kulit. Selain itu, air putih dapat melindungi kulit dari luar, juga dapat melembabkan dan menyehatkan kulit. Untuk menjaga kecantikan pun, kebersihan tubuh juga harus benar-benar diperhatikan, ditambah lagi minum air putih 8 – 10 gelas sehari.
Khasiat air selain untuk menghilangkan dahaga yaitu, air dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit dengan cara yang mudah dan murah.
Manfaat dari air putih yaitu:
- Memperlancar Sistem Pencernaan
Minum air putih dalam jumlah yang cukup setiap hari akan memperlancar sistem pencernaan, sehingga kita akan terhindari dari masalah-masalah pencernaan seperti maag ataupun sembelit. Pembakaran kalori juga akan berjalan efisien.
- Menyehatkan Jantung
Air juga dapat menyembuhkan penyakit jantung, rematik, kerusakan kulit, penyakit saluran papas, usus, dan penyakit kewanitaan. Bahkan saat ini cukup banyak pengobatan altenatif yang memanfaatkan kemanjuran air putih.
- Tubuh Lebih Bugar
Khasiat air tidak hanya untuk membersihkan tubuh saja, tetapi juga sebagai zat yang sangat diperlukan tubuh. Kita mungkin lebih bisa bertahan kekurangan makan beberapa hari dari pada kurang air. Sebab, air merupakan bagian terbesar dalam komposisi tubuh manusia.
- Menguruskan Badan
Air putih juga dapat menghilangkan kotoran-kotoran dalam tubuh yang akan lebih cepat keluar lewat urine. jika kita ingin menguruskan badan, minum air hangat sebelum makan merupakan satu cara untuk mengurangi jumlah makanan yang masuk. Apalagi air tidak mengandung kalori, gula, ataupun lemak. Namun yang terbaik adalah minum air putih pada suhu sedang, tidak terlalu panas, dan tidak terlalu dingin.
- Netralisir Kanker
Air Putih Membantu Memperlambat Tumbuhnya Zat-Zat Penyebab Kanker, plus mencegah penyakit batu ginjal dan hati. Minum air putih akan membuat tubuh lebih berenergi.
- Perawatan Kecantikan
Bila kurang minum air putih, kulit dapat menjadi kering dan berkerut. karena tubuh akan menyerap kandungan air dalam kulit. Selain itu, air putih dapat melindungi kulit dari luar, juga dapat melembabkan dan menyehatkan kulit. Untuk menjaga kecantikan pun, kebersihan tubuh juga harus benar-benar diperhatikan, ditambah lagi minum air putih 8 – 10 gelas sehari.
SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN
Pendahuluan
Kelemahan utama SIM adalah tidak tearah pada kebutuhan khusus, sehingga tidak memadai untuk membuat keputusan yang spesifik dari pemecahan masalah spesifik. Konsep Sistem pendukung keputusan dibuat untuk merespon kekurangan SIM tersebut.
Sistem penunjang keputusan atau Decision Support System (DSS) Menyediakan informasi pemecahan masalah maupun kemampuan komunikasi dalam memecahkan masalah semi-terstruktur.
Penambahan terbaru pada konsep DSS adalah system pendukung keputusan kelompok atau Group Decision Support System (GDSS). GDSS berusaha memperbaiki komunikasi diantara para anggota kelompok dengan menyediakan lingkungan yang mendukung, dan mendukung proses pengambilan keputusan dengan menyediakan perangkat lunak GDSS yang disebut groupware.
PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Keputusan merupakan rangkaian tindakan yang perlu diikuti dalam memecahkan masalah untuk menghindari atau mengurang dampak negatif atau memanfaatkan kesempatan.
Menurut Herbert A. Simon, keputusan berada pada suatu rangkaian kesatuan, keputusan terprogram berada pada satu ujung rangkaian dan keputusan tak terprogram berada pada ujung yang lain, sehingga banyak masalah yang berada diantaranya disebut semi-terstruktur. Keputusan terprogram bersifat rutin, sehingga sudah ada prosedur penanganannya. Sedangkan keputusan tak terprogram tidak ada metode yang pasti untuk menangani masalah ini, karena belum ada sebelumnya, sifat dan strukturnya rumit ( tidak terlihat jelas) atau sangat penting sehingga memerlukan perlakuan yang sangat khusus.
Tahapan pengambilan keputusan menurut Simon adalah :
- Kegiatan Intelijen
Mengamati lingkungan mencari kondisi yang perlu diperbaiki. Pengamatan ini dilakukan dari tingkat system ke subsistem dan menganalisis bagian-bagian system secara berurutan.
- Kegiatan Merancang
Menemukan, mengembangkan dan menganalisis berbagai alternative tindakan.
- Kegiatan memilih
Memilih satu rangkaian tindakan tertentu terbaik dari beberapa yang tersedia.
- Kegiatan menelaah
Menilai pilihan yang sudah dipilih dengan menepakannya dan membuat tindakan lanjut.
TUJUAN DSS
Tujuan DSS menurut Peter G.W.Keen bekerja sama dengan Scott Morton :
- Membantu manajer membuat keputusan untuk memcahkan masalah semi-terstruktur
- mendukung penilaian manajer bukan mencoba menggantikannya
Komputer dapat diterapkan pada bagian masalah yang terstruktur, tetapi manajer bertanggung jawab atas bagian yang tak terstruktur.
- meningkatkan efektifitas pengambilan keputusan manajer.
MODEL DSS
Data dan informasi dimasukkan ke dalam database dari lingkungan perusahaan dan sistem pengolahan data. Isi database digunakan oleh tiga subsistem perangkat lunak :
- Perangkat lunak penulis laporan
- Model Matematika
- Groupware
Karakteristik SPK
- Adaptability
- Flexibility
- User friendly
- Support Intelligence, design, choice
- Effectiveness
Tiga Tingkat Teknologi SPK
1. Spesific DSS
Merupakan hardware/software yang memungkinkan seseorang/ sekelompok orang pengambil keputusan melakukan analitis terhadap suatu masalah tertentu.
2. DSS Generator
Suatu paket hardware/software yang mampu secara cepat dan mudah membuat specific DSS
3. DSS Tools
Hardware /software yang membantu pembuatan specific DSS/Generator DSS
Manfaat SPK
- Meningkatkan jumlah alternatif yang dipilih
- Pemahaman yang lebih baik tentang bisnis
- Respon yang cepat terhadap situasi yang tidak diharapkan.
- Kontrol yang lebih baik
Komponen Arsitektur SPK
1. Komponen Data
- Sumber data
- Kontribusi vendor
2. Komponen Dialog
- Knowledge Base
- Bahasa Tindakan
- Bahasa Representasi
3. Komponen Model
- Model Optimasi
- Model Deskriptif
- Model Probabilistik
- Model Deterministik
Perbedaan SIM, SPK, EDP
1. SIM
- Fokus pada pengorganisasian informasi dari perusahaan
- Alur informasi terstruktur
- Aktifitas : tanya jawab & penyusunan laporan
2. SPK
- Mengkhususkan pada pengambilan dari pada manajer tingkat atas.
- Menekankan pada fleksibilitas, adaptibilitas dan mampu memberi respon dengan cepat.
- User memiliki kontrol penuh dalam berinteraksi
3. EDP
- Fokus pada data
- Proses transaksi yang efisien
- Mengintegrasi file-file dari pekerjaan sejenis
- Membuat ringkasan untuk laporan bagi manajemen.
sumber : google.com
Kelemahan utama SIM adalah tidak tearah pada kebutuhan khusus, sehingga tidak memadai untuk membuat keputusan yang spesifik dari pemecahan masalah spesifik. Konsep Sistem pendukung keputusan dibuat untuk merespon kekurangan SIM tersebut.
Sistem penunjang keputusan atau Decision Support System (DSS) Menyediakan informasi pemecahan masalah maupun kemampuan komunikasi dalam memecahkan masalah semi-terstruktur.
Penambahan terbaru pada konsep DSS adalah system pendukung keputusan kelompok atau Group Decision Support System (GDSS). GDSS berusaha memperbaiki komunikasi diantara para anggota kelompok dengan menyediakan lingkungan yang mendukung, dan mendukung proses pengambilan keputusan dengan menyediakan perangkat lunak GDSS yang disebut groupware.
PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Keputusan merupakan rangkaian tindakan yang perlu diikuti dalam memecahkan masalah untuk menghindari atau mengurang dampak negatif atau memanfaatkan kesempatan.
Menurut Herbert A. Simon, keputusan berada pada suatu rangkaian kesatuan, keputusan terprogram berada pada satu ujung rangkaian dan keputusan tak terprogram berada pada ujung yang lain, sehingga banyak masalah yang berada diantaranya disebut semi-terstruktur. Keputusan terprogram bersifat rutin, sehingga sudah ada prosedur penanganannya. Sedangkan keputusan tak terprogram tidak ada metode yang pasti untuk menangani masalah ini, karena belum ada sebelumnya, sifat dan strukturnya rumit ( tidak terlihat jelas) atau sangat penting sehingga memerlukan perlakuan yang sangat khusus.
Tahapan pengambilan keputusan menurut Simon adalah :
- Kegiatan Intelijen
Mengamati lingkungan mencari kondisi yang perlu diperbaiki. Pengamatan ini dilakukan dari tingkat system ke subsistem dan menganalisis bagian-bagian system secara berurutan.
- Kegiatan Merancang
Menemukan, mengembangkan dan menganalisis berbagai alternative tindakan.
- Kegiatan memilih
Memilih satu rangkaian tindakan tertentu terbaik dari beberapa yang tersedia.
- Kegiatan menelaah
Menilai pilihan yang sudah dipilih dengan menepakannya dan membuat tindakan lanjut.
TUJUAN DSS
Tujuan DSS menurut Peter G.W.Keen bekerja sama dengan Scott Morton :
- Membantu manajer membuat keputusan untuk memcahkan masalah semi-terstruktur
- mendukung penilaian manajer bukan mencoba menggantikannya
Komputer dapat diterapkan pada bagian masalah yang terstruktur, tetapi manajer bertanggung jawab atas bagian yang tak terstruktur.
- meningkatkan efektifitas pengambilan keputusan manajer.
MODEL DSS
Data dan informasi dimasukkan ke dalam database dari lingkungan perusahaan dan sistem pengolahan data. Isi database digunakan oleh tiga subsistem perangkat lunak :
- Perangkat lunak penulis laporan
- Model Matematika
- Groupware
Karakteristik SPK
- Adaptability
- Flexibility
- User friendly
- Support Intelligence, design, choice
- Effectiveness
Tiga Tingkat Teknologi SPK
1. Spesific DSS
Merupakan hardware/software yang memungkinkan seseorang/ sekelompok orang pengambil keputusan melakukan analitis terhadap suatu masalah tertentu.
2. DSS Generator
Suatu paket hardware/software yang mampu secara cepat dan mudah membuat specific DSS
3. DSS Tools
Hardware /software yang membantu pembuatan specific DSS/Generator DSS
Manfaat SPK
- Meningkatkan jumlah alternatif yang dipilih
- Pemahaman yang lebih baik tentang bisnis
- Respon yang cepat terhadap situasi yang tidak diharapkan.
- Kontrol yang lebih baik
Komponen Arsitektur SPK
1. Komponen Data
- Sumber data
- Kontribusi vendor
2. Komponen Dialog
- Knowledge Base
- Bahasa Tindakan
- Bahasa Representasi
3. Komponen Model
- Model Optimasi
- Model Deskriptif
- Model Probabilistik
- Model Deterministik
Perbedaan SIM, SPK, EDP
1. SIM
- Fokus pada pengorganisasian informasi dari perusahaan
- Alur informasi terstruktur
- Aktifitas : tanya jawab & penyusunan laporan
2. SPK
- Mengkhususkan pada pengambilan dari pada manajer tingkat atas.
- Menekankan pada fleksibilitas, adaptibilitas dan mampu memberi respon dengan cepat.
- User memiliki kontrol penuh dalam berinteraksi
3. EDP
- Fokus pada data
- Proses transaksi yang efisien
- Mengintegrasi file-file dari pekerjaan sejenis
- Membuat ringkasan untuk laporan bagi manajemen.
sumber : google.com
Selasa, 26 Oktober 2010
Sistem informasi keuangan
Pendahuluan
System informasi keuangan yang di mekanisasikan yang telah dipergunakan seabad lebih lamanya. Mesin yang merupakan satu-satunya alternative nyata bagi perusahaan besar sebelum adanya computer dan berfungsi sebagai keuangan yaitu, mesin punched-card. Situasi yang sama juga terjadi pada mesin pembukuan key driven.
Kita telah mngetahui bahwa fungsi keuangan berhubungan dengan arus uang yang melalui perusahaan. Juga pada penerapan mesin terbatas pada pngolahan data akuntansi, sementara kebutuhan informasi manajer kurang diperhatikan bahkan oleh manajer keuangan.
Setelah dikembangkan system informasi keuangan yang dapat menangani segala sesuatu di luar tugas-tugas dasar akuntansi. Sehingga suatu snggaran operasi yang diberikan diharapkan untuk mengendalikan pada batas yang telah ditentukan. Informasi yang menjelaskan arus uang baik anggaran maupun actual memungkinkan manajer memenuhi tanggung jawab keuangannya.
Model system informasi keuangan
Sistem informasi keuangan adalah sistem informasi yang memberikan informasi kepada orang atau kelompok baik di dalam perusahaan maupun di luar perusahaan mengenai masalah keuangan. Informasi yang di buat dalam bentuk laporan periodik, laporan khusus, dll.
Sistem informasi keuangan berisi subsistem input dan output. Dua dari subsistem input, sistem informasi akuntansi dan suatu subsistemyang di khususkan untuk mengumpulkan intelijen,juga terdapat pada fungsional lainnya. Subsistem ketiga audit internal, terdiri dari auditor yang menganalis konseptual perusahaan untuk memastikan bahwa data-data keuangan diproses secara tepat.
Tiga subsistem output mempengaruhi arus perusahaan. Subsistem peramalan memproyeksikan kegiatan jangka panjang perusahaan dalam lingkungan ekonomi. Subsistem manajemen dana mengelola arus uang, menjaga agar tetap seimbang dan positif. Subsistem pengendalian memungkinkan manajer untuk menggunakan secara efektif semua sumber jenis sumber daya yang tersedia. Subsistem output berisi berbagai jenis perangkat lunak yang mengubah isi database menjadi informasi.
Perangkat lunak keuangan siap pakai
Ada banyak perangkat lunak siap pakai, yaitu berupa paket pengolahan data, seperti gaji, persediaan dan piutang. Manajer keuangan dan analis juga banyak menggunakan spreadsheet elektronik, yang merupakan contoh dari paket produktivitas perorangan.
Sistem perangkat lunak siap pakai ini memungkinkan perusahaan kecil mencapai pengendalian keuangan yang baik tanpa melakukan investasi dalam staf jasa informasi yang besar. Sebuah perusahaan besar juga banyak yang menggunakan sistem ini, karena sifatnya yang memudahkan pemakai.
Sistem informers akuntansi
-Pentingnya data akuntansi
Data akuntansi menyediakan catatan mengenai segala sesuatu yang berhubungan dengan keuangan yang terjadi dalam perusahaan. Catatan dibuat untuk setiap transaksi, menjelaskan apa yang terjadi, kapan terjadinya, siapa yang terlibat dan berapa banyak uang tersebut yang terlibat.
-Sistem informasi akuntansi adalah satu-satunya komponeninput yang ada diseluruh sistem informasi fungsional.
Subsistem audit internal
1. Audit eksternal untuk mengaudit catatan akuntansinya untuk menguji kebenaran.
2. Auditor internal adalah yang melakukan analisis yang sama seperti auditor eksternal tetapi mempunyai lingkup tanggung jawab yang lebih luas.
Chief financial officer adalah orang yang mengelola fungsi keuangan dan biasanya memegang jabatan sebagai wakil presiden direktur keuangan.
Auditor internal menawarkan obyaktivitas, auditor internal bekerja dengan cara yang sama seperti analis sistem.
Jenis-jenis kegiatan audit
1. Audit keuangan (financial auditing) adalah menguji akurasi catatan perusahaan dan merupakan jenis kegiatan yang dilakukan oleh auditor eksternal.
2. Audit operasional (operational auditing) adalah untuk memeriksa efektivitas prosedur. Auditor ini biasanya bekerja dengan sistem berbasis komputer yang disebut EDP yaitu electronic data processing.
Auditor internal melakukan audit operasional, mereka mencari tiga kemampuan dasar sistemnya, yaitu pengendalian yang memadai, efisiensi, ketaatan pada kebijakan perusahaan.
3. Audit kesesuaian (concurrent auditing) seperti audit operasional.
4. Rancangan system pengendalian internal dalam audit operasional dan audit kesesuaian, auditor internal mempelajari sistem yang ada. Auditor internal seharusnya berpartisipasi secara aktif dalam pengembangan sistem. Karena, biaya memperbaiki kesalahan sistem meningkat secara dramatis seiring berlangsungnyasiklus hidup sistem, auditor internal dalam pengembangan system mereka memberikan keahlian yang dapat meningkatkan kualitas sistem.
Subsistem intelijen keuangan
Karena fungsi keuangan mengendaliakan arus uang memlalui perusahaan, maka informers diperlukan untuk mempercepat arusnya. Subsistem intelijen keuangan berusaha mengidentifikasi sumber-sumber terbaik dalam modal tambahan dan investasi terbaik bagi kelebihan dana.
-Informasi pemegang saham
Semua perusahaan mempunyai satu atau beberapa orang yang bertanggung jawab atas hubungan dengan pemegang saham. Departemen hubungan pemegang saham biasanya ditempatkan dalam fungsi keuangan. Departemen ini memelihara hubungan komunikasi antara pemegang saham dengan perusahaan. Arus informasi dari perusahaan kepada pemegang saham, berbentuk laporan tahunan dan triwulan.
-Informasi masyarakat keuangan
Kegiatan intelijen perusahaan yang paling berkembang mungkin kegiatan yang melibatkan mesyarakat keuangan. Jauh sebelum era computer, manajer dan staff dalam fungsi keuangan memiliki system yang mengumpulkan informasi yang menjelaskan lingkungan keuangan.
-Pengaruh lingkungan pada arus uang
Lingkungan berpengaruh baik secara tidak langsung maupun langsung pada arus uang melalui perusahaan. Suatu contoh pengaruh tidak langsung adalah federal bank sentral. Ketika bank sentral ingin mempercepat arus uang, bank sentral melonggarkan berbagai pengendalian seperti menurunkan suku bunga. Ketika bank sentral ingin memperlambat arus maka suku bunga dinaikan.
Sistem peramalan
Peramalan merupakan salah satu kegiatan matematis tertua dalam bisnis. Peralamalan ini telah dilakukan bertahun-tahun sebelum computer, menggunakan kalkulator meja. Computer memungkinkan peramal membuat perhitungan secara lebih cepat dan mudah.
Tiga fakta dasar dalam fikiran, yaitu:
1. semua peramalan merupakan proyeksi dari masa lalu.
2. semua peramalan terdiri dari keputusan semi struktur.
3. tidak ada teknik peramalan yang sempurna.
Sumber: buku sistem informasi manajemen edisi 2, Raymond McLeod, Jr.
System informasi keuangan yang di mekanisasikan yang telah dipergunakan seabad lebih lamanya. Mesin yang merupakan satu-satunya alternative nyata bagi perusahaan besar sebelum adanya computer dan berfungsi sebagai keuangan yaitu, mesin punched-card. Situasi yang sama juga terjadi pada mesin pembukuan key driven.
Kita telah mngetahui bahwa fungsi keuangan berhubungan dengan arus uang yang melalui perusahaan. Juga pada penerapan mesin terbatas pada pngolahan data akuntansi, sementara kebutuhan informasi manajer kurang diperhatikan bahkan oleh manajer keuangan.
Setelah dikembangkan system informasi keuangan yang dapat menangani segala sesuatu di luar tugas-tugas dasar akuntansi. Sehingga suatu snggaran operasi yang diberikan diharapkan untuk mengendalikan pada batas yang telah ditentukan. Informasi yang menjelaskan arus uang baik anggaran maupun actual memungkinkan manajer memenuhi tanggung jawab keuangannya.
Model system informasi keuangan
Sistem informasi keuangan adalah sistem informasi yang memberikan informasi kepada orang atau kelompok baik di dalam perusahaan maupun di luar perusahaan mengenai masalah keuangan. Informasi yang di buat dalam bentuk laporan periodik, laporan khusus, dll.
Sistem informasi keuangan berisi subsistem input dan output. Dua dari subsistem input, sistem informasi akuntansi dan suatu subsistemyang di khususkan untuk mengumpulkan intelijen,juga terdapat pada fungsional lainnya. Subsistem ketiga audit internal, terdiri dari auditor yang menganalis konseptual perusahaan untuk memastikan bahwa data-data keuangan diproses secara tepat.
Tiga subsistem output mempengaruhi arus perusahaan. Subsistem peramalan memproyeksikan kegiatan jangka panjang perusahaan dalam lingkungan ekonomi. Subsistem manajemen dana mengelola arus uang, menjaga agar tetap seimbang dan positif. Subsistem pengendalian memungkinkan manajer untuk menggunakan secara efektif semua sumber jenis sumber daya yang tersedia. Subsistem output berisi berbagai jenis perangkat lunak yang mengubah isi database menjadi informasi.
Perangkat lunak keuangan siap pakai
Ada banyak perangkat lunak siap pakai, yaitu berupa paket pengolahan data, seperti gaji, persediaan dan piutang. Manajer keuangan dan analis juga banyak menggunakan spreadsheet elektronik, yang merupakan contoh dari paket produktivitas perorangan.
Sistem perangkat lunak siap pakai ini memungkinkan perusahaan kecil mencapai pengendalian keuangan yang baik tanpa melakukan investasi dalam staf jasa informasi yang besar. Sebuah perusahaan besar juga banyak yang menggunakan sistem ini, karena sifatnya yang memudahkan pemakai.
Sistem informers akuntansi
-Pentingnya data akuntansi
Data akuntansi menyediakan catatan mengenai segala sesuatu yang berhubungan dengan keuangan yang terjadi dalam perusahaan. Catatan dibuat untuk setiap transaksi, menjelaskan apa yang terjadi, kapan terjadinya, siapa yang terlibat dan berapa banyak uang tersebut yang terlibat.
-Sistem informasi akuntansi adalah satu-satunya komponeninput yang ada diseluruh sistem informasi fungsional.
Subsistem audit internal
1. Audit eksternal untuk mengaudit catatan akuntansinya untuk menguji kebenaran.
2. Auditor internal adalah yang melakukan analisis yang sama seperti auditor eksternal tetapi mempunyai lingkup tanggung jawab yang lebih luas.
Chief financial officer adalah orang yang mengelola fungsi keuangan dan biasanya memegang jabatan sebagai wakil presiden direktur keuangan.
Auditor internal menawarkan obyaktivitas, auditor internal bekerja dengan cara yang sama seperti analis sistem.
Jenis-jenis kegiatan audit
1. Audit keuangan (financial auditing) adalah menguji akurasi catatan perusahaan dan merupakan jenis kegiatan yang dilakukan oleh auditor eksternal.
2. Audit operasional (operational auditing) adalah untuk memeriksa efektivitas prosedur. Auditor ini biasanya bekerja dengan sistem berbasis komputer yang disebut EDP yaitu electronic data processing.
Auditor internal melakukan audit operasional, mereka mencari tiga kemampuan dasar sistemnya, yaitu pengendalian yang memadai, efisiensi, ketaatan pada kebijakan perusahaan.
3. Audit kesesuaian (concurrent auditing) seperti audit operasional.
4. Rancangan system pengendalian internal dalam audit operasional dan audit kesesuaian, auditor internal mempelajari sistem yang ada. Auditor internal seharusnya berpartisipasi secara aktif dalam pengembangan sistem. Karena, biaya memperbaiki kesalahan sistem meningkat secara dramatis seiring berlangsungnyasiklus hidup sistem, auditor internal dalam pengembangan system mereka memberikan keahlian yang dapat meningkatkan kualitas sistem.
Subsistem intelijen keuangan
Karena fungsi keuangan mengendaliakan arus uang memlalui perusahaan, maka informers diperlukan untuk mempercepat arusnya. Subsistem intelijen keuangan berusaha mengidentifikasi sumber-sumber terbaik dalam modal tambahan dan investasi terbaik bagi kelebihan dana.
-Informasi pemegang saham
Semua perusahaan mempunyai satu atau beberapa orang yang bertanggung jawab atas hubungan dengan pemegang saham. Departemen hubungan pemegang saham biasanya ditempatkan dalam fungsi keuangan. Departemen ini memelihara hubungan komunikasi antara pemegang saham dengan perusahaan. Arus informasi dari perusahaan kepada pemegang saham, berbentuk laporan tahunan dan triwulan.
-Informasi masyarakat keuangan
Kegiatan intelijen perusahaan yang paling berkembang mungkin kegiatan yang melibatkan mesyarakat keuangan. Jauh sebelum era computer, manajer dan staff dalam fungsi keuangan memiliki system yang mengumpulkan informasi yang menjelaskan lingkungan keuangan.
-Pengaruh lingkungan pada arus uang
Lingkungan berpengaruh baik secara tidak langsung maupun langsung pada arus uang melalui perusahaan. Suatu contoh pengaruh tidak langsung adalah federal bank sentral. Ketika bank sentral ingin mempercepat arus uang, bank sentral melonggarkan berbagai pengendalian seperti menurunkan suku bunga. Ketika bank sentral ingin memperlambat arus maka suku bunga dinaikan.
Sistem peramalan
Peramalan merupakan salah satu kegiatan matematis tertua dalam bisnis. Peralamalan ini telah dilakukan bertahun-tahun sebelum computer, menggunakan kalkulator meja. Computer memungkinkan peramal membuat perhitungan secara lebih cepat dan mudah.
Tiga fakta dasar dalam fikiran, yaitu:
1. semua peramalan merupakan proyeksi dari masa lalu.
2. semua peramalan terdiri dari keputusan semi struktur.
3. tidak ada teknik peramalan yang sempurna.
Sumber: buku sistem informasi manajemen edisi 2, Raymond McLeod, Jr.
Rabu, 13 Oktober 2010
SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER
Sebuah sistem memiliki beberapa elemen yang sama. Yaitu Sebuah sistem adalah sekelompok dua atau lebih komponen-komponen yang saling berkaitan (interrelated) atau subsistem-subsistem yang bersatu untuk mencapai tujuan yang sama (commom purpose) (James A. Hall, 2001: 5).
Menurut Mulyadi (1999) didefinisikan sebagai kelompok unsur yang erat berhubungan satu sama lainnya, yang berfungsi bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu.
Sedangkan Walkinson (1999) menguraikan sistem dengan sebuah kerangka (framework) yang terintegrasi satu atau beberapa tujuan. Sistem akan mengkoordinasikan sumber daya yang diperlukan untuk mengolah memasukkan menjadi keluaran atau hasil.
Berdasarkan pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa suatu sistem terdiri atas beberapa unsur yang disebut subsistem, yang saling berhubungan dengan yang lain agar suatu sistem dapat berjalan dengan efektif dan efisien.
Hubungan antara subsistem ini berupa komunikasi informasi yang relevan sehingga secara bersama-sama dapat mencapai tujuan sistem.
Tujuan sistem secara keseluruhan dapat tercapai apabila setiap subsistem dapat mencapai tujuan operasionalnya masing-masing.
Informasi adalah data yang diproses lebih jauh sehingga mempunyai arti bagi si penerima dan mempunyai “nilai pengaruh” atas tindakan-tindakan, keputusan-keputusan sekarang atau masa yang akan datang (Davis dan Olson,1985).
Menurut John Burch dan Gary Grudnitsky (1986), informasi adalah data yang telah diletakkan dalam konteks yang lebih berarti dan berguna yang dikomunikasikan kepada penerima untuk digunakan didalam pembuatan keputusan.
Menurut George H. Bodnar (1980): informasi adalah data yang berguna.
Menurut Barry E. Cushing (1974): informasi menunjukkan hasil dari pengolahan data yang diorganisasikan dan berguna kepada orang yang menerimanya.
Dapat di ambil kesimpulan bahwa informasi adalah:
1. Data yang diolah.
2. Suatu informasi yang berguna untuk si penerimanya.
3. Menggambarkan suatu kejadian-kejadian yang nyata.
4. Digunakan untuk pengambilan keputusan Kualitas informasi dapat berpengaruh terhadap kemampuan pengambilan keputusan untuk menggunakan substansi informasi dalam pembuatan keputusan yang tepat. Kualitas informasi meliputi unsur:
a. Relevan: informasi yang relevan berkaitan dengan sejauh mana informasi dapat membuat perbedaan untuk alternatif pengambilan keputusan.
b. Akurat: keakuratan informasi adalah tepat atau tidaknya suatu informasi itu.
c. Tepat waktu: tepat waktunya suatu informasi yang berhubungan dengan kapan informasi itu tersedia.
d. Ringkas: suatu informasi yang di infokan dimana yang pentingnya saja.
e. Kejelasan: informasi yang jelas dan mudah dimengerti oleh pemakai atau pembaca.
f. Dapat diukur (quantify ability): berhubungan dengan konsep pengukuran informasi–informasi yang dapat diukur akan menambah nilai informasi tersebut.
g. Konsisten: konsistensi sebuah informasi berhubungan dengan kemampuan informasi untuk dibandingkan dengan informasi sejenis dengan waktu yang berbeda.
Perubahan-perubahan Akibat Komputerisasi
Dengan diterapkannya sistem komputerisasi pada sebuah sistem , maka akan terjadi beberapa perubahan-perubahan. Kalau penerapan komputer sudah penuh (fully computerized) dan cara manual sudah betul-betul ditinggalkan, maka perubahan-perubahan yang terjadi cukup dramatis, yaitu :
* Perubahan Terhadap Struktur Organisasi
Pada perusahaan yang besar, penerapan komputer akan menimbulkan suatu departemen yang baru, yaitu departemen pengolahan data elektronik atau departemen sistem informasi.
Penerapan komputer juga dapat membawa perubahan dari struktur organisasi desentralisasi menjadi sentralisasi. Dengan komputer dan alat-alat komunikasi, maka dapat dilakukan pengiriman data dari satu tempat ke tempat yang lainnya, sehingga data dapat dipusatkan di satu tempat untuk diolah.
* Perubahan Terhadap Simpanan Data
Pada sistem manual data dicatat di jurnal dan ledger (buku besar dan buku pembantu). Pada sistem komputer, data disimpan di file dalam bentuk yang hanya dapat dibaca oleh mesin (machine readable form) seperti misalnya disk magnetik atau pita magnetik dan tidak terbaca oleh mata manusia biasa.
* Perubahan Pemrosesan Volume Data Besar yang Rutin
Perubahan ini mempunyai pengaruh yang cukup besar, karena komputer dapat beroperasi dengan lebih cepat, lebih tepat dan tidak mengenal lelah. Kalau manusia lelah, maka cenderung akan membuat kesalahan, karena mentalnya melemah (mental fatique). Sedang komputer tidak mempunyai mental, hanya mempunyai metal, sehingga hanya salah kalau komponenya saja yang rusak (metal fatique).
* Perubahan Terhadap Ketersediaan Informasi
Perubahan ini mempunyai pengaruh yang cukup besar karena komputer dapat menyediakan informasi pada saat yang dibutuhkan.
Sumber : www.google.com
Menurut Mulyadi (1999) didefinisikan sebagai kelompok unsur yang erat berhubungan satu sama lainnya, yang berfungsi bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu.
Sedangkan Walkinson (1999) menguraikan sistem dengan sebuah kerangka (framework) yang terintegrasi satu atau beberapa tujuan. Sistem akan mengkoordinasikan sumber daya yang diperlukan untuk mengolah memasukkan menjadi keluaran atau hasil.
Berdasarkan pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa suatu sistem terdiri atas beberapa unsur yang disebut subsistem, yang saling berhubungan dengan yang lain agar suatu sistem dapat berjalan dengan efektif dan efisien.
Hubungan antara subsistem ini berupa komunikasi informasi yang relevan sehingga secara bersama-sama dapat mencapai tujuan sistem.
Tujuan sistem secara keseluruhan dapat tercapai apabila setiap subsistem dapat mencapai tujuan operasionalnya masing-masing.
Informasi adalah data yang diproses lebih jauh sehingga mempunyai arti bagi si penerima dan mempunyai “nilai pengaruh” atas tindakan-tindakan, keputusan-keputusan sekarang atau masa yang akan datang (Davis dan Olson,1985).
Menurut John Burch dan Gary Grudnitsky (1986), informasi adalah data yang telah diletakkan dalam konteks yang lebih berarti dan berguna yang dikomunikasikan kepada penerima untuk digunakan didalam pembuatan keputusan.
Menurut George H. Bodnar (1980): informasi adalah data yang berguna.
Menurut Barry E. Cushing (1974): informasi menunjukkan hasil dari pengolahan data yang diorganisasikan dan berguna kepada orang yang menerimanya.
Dapat di ambil kesimpulan bahwa informasi adalah:
1. Data yang diolah.
2. Suatu informasi yang berguna untuk si penerimanya.
3. Menggambarkan suatu kejadian-kejadian yang nyata.
4. Digunakan untuk pengambilan keputusan Kualitas informasi dapat berpengaruh terhadap kemampuan pengambilan keputusan untuk menggunakan substansi informasi dalam pembuatan keputusan yang tepat. Kualitas informasi meliputi unsur:
a. Relevan: informasi yang relevan berkaitan dengan sejauh mana informasi dapat membuat perbedaan untuk alternatif pengambilan keputusan.
b. Akurat: keakuratan informasi adalah tepat atau tidaknya suatu informasi itu.
c. Tepat waktu: tepat waktunya suatu informasi yang berhubungan dengan kapan informasi itu tersedia.
d. Ringkas: suatu informasi yang di infokan dimana yang pentingnya saja.
e. Kejelasan: informasi yang jelas dan mudah dimengerti oleh pemakai atau pembaca.
f. Dapat diukur (quantify ability): berhubungan dengan konsep pengukuran informasi–informasi yang dapat diukur akan menambah nilai informasi tersebut.
g. Konsisten: konsistensi sebuah informasi berhubungan dengan kemampuan informasi untuk dibandingkan dengan informasi sejenis dengan waktu yang berbeda.
Perubahan-perubahan Akibat Komputerisasi
Dengan diterapkannya sistem komputerisasi pada sebuah sistem , maka akan terjadi beberapa perubahan-perubahan. Kalau penerapan komputer sudah penuh (fully computerized) dan cara manual sudah betul-betul ditinggalkan, maka perubahan-perubahan yang terjadi cukup dramatis, yaitu :
* Perubahan Terhadap Struktur Organisasi
Pada perusahaan yang besar, penerapan komputer akan menimbulkan suatu departemen yang baru, yaitu departemen pengolahan data elektronik atau departemen sistem informasi.
Penerapan komputer juga dapat membawa perubahan dari struktur organisasi desentralisasi menjadi sentralisasi. Dengan komputer dan alat-alat komunikasi, maka dapat dilakukan pengiriman data dari satu tempat ke tempat yang lainnya, sehingga data dapat dipusatkan di satu tempat untuk diolah.
* Perubahan Terhadap Simpanan Data
Pada sistem manual data dicatat di jurnal dan ledger (buku besar dan buku pembantu). Pada sistem komputer, data disimpan di file dalam bentuk yang hanya dapat dibaca oleh mesin (machine readable form) seperti misalnya disk magnetik atau pita magnetik dan tidak terbaca oleh mata manusia biasa.
* Perubahan Pemrosesan Volume Data Besar yang Rutin
Perubahan ini mempunyai pengaruh yang cukup besar, karena komputer dapat beroperasi dengan lebih cepat, lebih tepat dan tidak mengenal lelah. Kalau manusia lelah, maka cenderung akan membuat kesalahan, karena mentalnya melemah (mental fatique). Sedang komputer tidak mempunyai mental, hanya mempunyai metal, sehingga hanya salah kalau komponenya saja yang rusak (metal fatique).
* Perubahan Terhadap Ketersediaan Informasi
Perubahan ini mempunyai pengaruh yang cukup besar karena komputer dapat menyediakan informasi pada saat yang dibutuhkan.
Sumber : www.google.com
Rabu, 31 Maret 2010
laporan keuangan bank syariah
Bank Mega Syariah
.Laporan Keuangan
NERACA
NERACA
Periode : 31 Oktober 2008
No. Pos-pos Jumlah
AKTIVA
1 Kas 31,187,338,775.00
2 Bank
a. Giro Bank Indonesia 258,459,853,649.78
b. SBI Syariah 50,000,000,000.00
c. Giro Bank Lain 11,641,516,276.49
-/- Cad.Pengh.Giro Pd Bank Lain (160,000,000.00)
3 Penempatan Pada Bank
-/- Cadangan Kerugian Penempatan Pada Bank
4 Surat Berharga dan Tagihan Lainnya 532,000,000,000.00
-/- Cadangan Kerugian SB/Tagihan Lain (820,000,000.00)
5 Piutang & Pembiayaan
a. Piutang 1,729,395,775,890.06
b. Pembiayaan 147,353,832,337.40
-/- Cad. Penghapusan Piutang/Pembiayaan (30,217,574,408.64)
6 Aktiva Ijarah 80,697,805.26
-/- Akumulasi Penyusutan Aktiva Ijarah (25,962,507.79)
7 Aktiva Non Produktif 4,030,522,327.86
-/- Cad. Penghapusan Aktiva Non Produktif (4,030,522,327.86)
8 Pendapatan yang masih akan diterima 28,060,550,596.65
9 Aktiva Tetap 64,374,101,128.30
-/- Akumulasi Penghapusan Aktiva Tetap (21,209,850,969.01)
10 Aktiva Tetap 83,307,985,203.67
TOTAL AKTIVA 2,883,428,263,777.17
No. Pos-pos Jumlah
PASIVA
1 Giro Wadiah 147,574,369,532.75
2 Tabungan Wadiah 74,318,136,586.14
3 Simpanan Wadiah lainnya 619,999,015,396.66
4 Kewajiban Segera Lainnya 5,831,852,706.33
5 Tabungan Mudharabah 5,437,505,677.35
6 Deposito Mudharabah 1,698,789,608,330.01
7 Simpanan Mudharabah Lainnya 6,589,620.91
8 Surat Berharga diterbitkan 20,000,000,000.00
9 Simpanan dari Bank Lain 3,010,079,872.32
10 Pinjaman diterima
11 Setoran jaminan 249,018,150.00
12 Beban yang masih harus dibayar 6,185,384,085.79
13 Rupa-rupa Pasiva 22,967,624,810.72
14 Modal 150,059,655,000.00
15 Cadangan Umum
16 Laba(Rugi) tahun lalu 92,555,160,340.70
17 Laba/Rugi tahun berjalan (sebelum pajak) 36,444,263,667.49
TOTAL PASIVA 2,883,428,263,777.17
http://www.bsmi.co.id/Laporan-Keuangan-Neraca.php
.Laporan Keuangan
NERACA
NERACA
Periode : 31 Oktober 2008
No. Pos-pos Jumlah
AKTIVA
1 Kas 31,187,338,775.00
2 Bank
a. Giro Bank Indonesia 258,459,853,649.78
b. SBI Syariah 50,000,000,000.00
c. Giro Bank Lain 11,641,516,276.49
-/- Cad.Pengh.Giro Pd Bank Lain (160,000,000.00)
3 Penempatan Pada Bank
-/- Cadangan Kerugian Penempatan Pada Bank
4 Surat Berharga dan Tagihan Lainnya 532,000,000,000.00
-/- Cadangan Kerugian SB/Tagihan Lain (820,000,000.00)
5 Piutang & Pembiayaan
a. Piutang 1,729,395,775,890.06
b. Pembiayaan 147,353,832,337.40
-/- Cad. Penghapusan Piutang/Pembiayaan (30,217,574,408.64)
6 Aktiva Ijarah 80,697,805.26
-/- Akumulasi Penyusutan Aktiva Ijarah (25,962,507.79)
7 Aktiva Non Produktif 4,030,522,327.86
-/- Cad. Penghapusan Aktiva Non Produktif (4,030,522,327.86)
8 Pendapatan yang masih akan diterima 28,060,550,596.65
9 Aktiva Tetap 64,374,101,128.30
-/- Akumulasi Penghapusan Aktiva Tetap (21,209,850,969.01)
10 Aktiva Tetap 83,307,985,203.67
TOTAL AKTIVA 2,883,428,263,777.17
No. Pos-pos Jumlah
PASIVA
1 Giro Wadiah 147,574,369,532.75
2 Tabungan Wadiah 74,318,136,586.14
3 Simpanan Wadiah lainnya 619,999,015,396.66
4 Kewajiban Segera Lainnya 5,831,852,706.33
5 Tabungan Mudharabah 5,437,505,677.35
6 Deposito Mudharabah 1,698,789,608,330.01
7 Simpanan Mudharabah Lainnya 6,589,620.91
8 Surat Berharga diterbitkan 20,000,000,000.00
9 Simpanan dari Bank Lain 3,010,079,872.32
10 Pinjaman diterima
11 Setoran jaminan 249,018,150.00
12 Beban yang masih harus dibayar 6,185,384,085.79
13 Rupa-rupa Pasiva 22,967,624,810.72
14 Modal 150,059,655,000.00
15 Cadangan Umum
16 Laba(Rugi) tahun lalu 92,555,160,340.70
17 Laba/Rugi tahun berjalan (sebelum pajak) 36,444,263,667.49
TOTAL PASIVA 2,883,428,263,777.17
http://www.bsmi.co.id/Laporan-Keuangan-Neraca.php
Kamis, 04 Maret 2010
Penggunaan Undur-undur sebagai obat
undur-undur juga bisa digunakan sebagai obat alternatif mengatasi diabetes. Binatang kecil biasa dijumpai di sekitar rumah berhalaman pasir itu ampuh menurunkan gula darah. Undur-undur ternyata berkhasiat menurunkan kadar gula penderita diabetes.
Berdasarkan penelitian diketuai Tyas Kurniasih ( bukan Tyas MIraisih yah ) dari Universitas Gadjah Mada Jogjakarta berjudul Kajian Potensi Undur-Undur Darat (Myrmeleon sp) 2006, binatang ini mengandung zat sulfonylurea.Kerja sulfonylurea pada undur-undur adalah melancarkan kerja pankreas dalam memproduksi insulin. Karena, ketika insulin dalam tubuh manusia menurun sementara kadar glukosa darah meningkat, maka terjadi ketidakseimbangan. Koq bisa? ya karena dimana insulin sebagai penghasil energi tubuh terus berkurang. Akibatnya, tubuh mudah terserang penyakit.
Diyakini, undur-undur dapat membuat regenerasi sel menjadi lebih baik. Hal ini dimungkinkan karena sifat hewan ini suka mengerik tanah, hingga mampu menghancurkan plak-plak di dalam pembuluh darah
Hewan yang biasa berjalan mundur ini dari beberapa kesaksian beberapa orang disebut-sebut dapat menurunkan kadar gula penderita diabetes dan berkhasiat untuk beberapa penyakit lain seperti stroke berat. Ilmu pengobatan Cina pun hingga saat ini masih menggunakannya.
Sumber : http://main.man3malang.com/index.php?name=News&file=article&sid=1705
Berdasarkan penelitian diketuai Tyas Kurniasih ( bukan Tyas MIraisih yah ) dari Universitas Gadjah Mada Jogjakarta berjudul Kajian Potensi Undur-Undur Darat (Myrmeleon sp) 2006, binatang ini mengandung zat sulfonylurea.Kerja sulfonylurea pada undur-undur adalah melancarkan kerja pankreas dalam memproduksi insulin. Karena, ketika insulin dalam tubuh manusia menurun sementara kadar glukosa darah meningkat, maka terjadi ketidakseimbangan. Koq bisa? ya karena dimana insulin sebagai penghasil energi tubuh terus berkurang. Akibatnya, tubuh mudah terserang penyakit.
Diyakini, undur-undur dapat membuat regenerasi sel menjadi lebih baik. Hal ini dimungkinkan karena sifat hewan ini suka mengerik tanah, hingga mampu menghancurkan plak-plak di dalam pembuluh darah
Hewan yang biasa berjalan mundur ini dari beberapa kesaksian beberapa orang disebut-sebut dapat menurunkan kadar gula penderita diabetes dan berkhasiat untuk beberapa penyakit lain seperti stroke berat. Ilmu pengobatan Cina pun hingga saat ini masih menggunakannya.
Sumber : http://main.man3malang.com/index.php?name=News&file=article&sid=1705
Langganan:
Postingan (Atom)
